Posted by: Heru Legowo | January 13, 2010

SEA RIDER of NGURAH RAI AIRPORT


Selasa, 12 Januari 2010, pagi hari cuaca cerah. Sesuai rencana kami akan mencoba performance

Sea Rider

Sea Rider. Boat penyelamat kecelakaan laut, milik unit PKP-PK Bandara Ngurah Rai. Sea Rider ini selalu standby di gedung PKP-PK dan kondisinya kelihatan mulus dan terpelihara dengan baik. Apakah performansinya juga tampak seperti kondisinya? Oleh sebab itu, perlu dicoba! Penulis sudah pesankan agar yang turun ke laut adalah personil yang mengenal dengan baik peralatan Sea Rider dan juga perilaku laut di selatan Bandara Ngurah Rai.

Sea Rider REscue Team infront of the base station

Jadilah, setelah briefing ringkas. 2 buah Sea Rider dan sebuah rubber boat ditarik kendaraan menuju ke pantai dekat Runway 09. Sebentar kemudian semua peralatan dan crew sudah siap di lokasi. Proses penurunan Sea Rider cukup cepat. Hanya kurang dari 10 menit sebuah Sea Rider sudah siap.

Menurunkan Sea Rider

Penulis melompat ke Sea Rider-1 bersama dengan 3 orang crew. Sebentar kemudian motor temple berkekuatan 40 PK sudah di start dan menderu. Penulis mencoba mengendarai Sea Rider ini sendiri, dan pegang kemudi. Laut di pantai Jerman sedikit bergelombang. Dan Sea Rider menderu menyusur sepanjang runway.  Sebenarnya penulis ingin agar bisa melingkari runway dan masuk ke teluk Jimbaran berputar ke luar dan kembali lagi. Tetapi diujung landasan banyak batu karang yang relatif dangkal. Khawatir kandas dan akan repot. Ya sudah, putar arah menyusuri pantai Jerman ke Kuta saja. Sip!

PANTAI KUTA

Sea Rider Captain

Sea Rider meluncur kea rah Kuta. Kemudi terasa sedikit berat. Menurut pak Komang Ditha komandan PKP-PK, mesin Sea Rider ini seharusnya 2 buah. Kalau dengan dua buah mesin, jadi 2 X 40 PK baru akan terasa; dan Sea Rider ini dapat bergerak dengan cepat dan lincah. Dengan hanya satu mesin 40 PK, jika muatannya lebih dari 6 orang, Sea Rider akan bergerak lambat.

Ditengah udara pagi yang bersih dan matahari terang ini, Sea Rider terasa asyik dinaiki. Kami bergerak menyusuri pantai ke arah Kuta. Gelombang pantai yang bergulung, membuat Sea Rider bergoyang dan seperti menari-nari diatas ombak. Deretan hotel di pinggir pantai dan perahu tampak asyik dilihat dari jarak 400 meter dari garis pantai.

Discovery Mall

Mendekati Kuta di depan Discovery mall. Rubber boat bergerak cepat disamping penulis. Kayaknya asyik sekali lebih lincah. Kemudian penulis melambaikan tangan dan minta gantian naik ke rubber boat, bertukar tempat. Rubber boat pun mendekat dan merapat ke Sea Rider-1, penulis melompat kedalamnya dan crew nya saling bertukar tempat.

Kemudian rubber boat bergerak beriringan. Sea Rider-2 sedikit tertinggal di belakang karena tadi ketika akan berangkat sedikit ada masalah di mesinnya. Sekarang mereka menyusul, tampak anggun timbul tenggelam di celah-celah ombak.

Di depan pantai Kuta. Rubber boat terasa begitu ringan dengan maneuverability yang tinggi. Kami seakan menari diatas ombak yang datang saling susul bergulung-gulung. Kalau pas ombak tinggi rubber boat seakan diayun dan berada diatas puncak gelombang. Asyik sekali! Pantas para surfer begitu menggilai ombak dan bermain-main dengan gulungan ombak, yang sekilas tampak mengerikan ini.

LATIHAN PENYELAMATAN

Mgr Ops Bandara

Setelah cukup, kami bergerak kembali ke lokasi semula. Crew Sea Rider berputar dan melakukan manuver  seperti layaknya kalau mengadakan penyelematan. Mereka tampak terampil dan menikmati semuanya. Beberapa kali crew yang lebih senior mengingatkan agar jangan terlalu ke tengah karena ombak tampak cukup besar.

Mendekati pantai Jerman di dekat landasan, crew mempraktekkan latihan penyelamatan. Beberapa orang lompat ke laut dan berperan seperti layaknya korban pesawat. Segera saja crew melemparkan pelampung penyelamat. Kemudian korban memasukkan pelampung ke badannya dan crew di Sea Rider menariknya perlahan-lahan ke atas kapal. Korban diangkat ke atas kapal dan dilakukan prosedur penyelematan awal. Para crew melakukannya dengan antusias dan tampak sangat gembira. Kerjasama antar crew berlangsung dengan baik, solid dan rapi.

The victim rescued

Melihat situasi itu Manager Operasi bandara Pak Syahabuddin tertarik untuk mencoba. Maka dia menceburkan diri dan berakting seakan-akan menjadi korban. Dan segera crew melemparkan pelampung penyelamat. Celakanya sengaja dikerjain. Lemparannya sengaja di jauhkan, dan terpaksa Pak Syahabuddin harus berenang mengejar pelampung! Kapan lagi kan, ngerjain Manager hehehe ….

Teamwork !

Satu jam lebih, dan akhirnya kami semua mendarat. Proses mengangkat Sea Rider dari laut perlu kerjasama dan tenaga yang prima. Sekali lagi tim PKP-PK membuktikan bahwa mereka benar-benar dapat bekerjasama dengan baik, saling support, mendukung dan menjalankan fungsinya masing-masing dengan cermat dan tepat.

Sea Rider rescue Team - Ngurah Rai Airport

Bravo Fire Fighting Brigade of Ngurah Rai Airport ….

herulegowo@yahoo.com


Responses

  1. Next time lets try the Rosenbauer, sir …

  2. keren-keren sekali pak …
    o iya pak … saya juga hobi menulis loh …

  3. Perlu skenario latihan tetap, untuk menguji kehandalan fasilitas dan menguji SOP-nya …


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: