Posted by: Heru Legowo | January 14, 2010

RHENALD KASALI School of Entrepreneur (1)


RKSE

Selama 3 hari, dari tgl 11 s/d 13 Des 2009, kami mengikuti pelatihan manajemen entrepreneurship di Rumah Perubahan Rhenald Kasali. Bayangan kami, adalah melakukan kegiatan seperti outbound di Jatiluhur seperti beberapa tahun yang lalu yang diselenggarakan oleh Outbound Indonesia.

Peralatan untuk aktivitas luar disiapkan. Training pak, sepatu olah raga, sandal gunung. Pokoknya berisap untuk melakukan kegiatan di luar. Ternyata, ketika kami masuk ke Rumah Perubahan Rhenals Kasali School of Entrepreneur, sedikit berbeda.

Rumah Perubahan Rhenald Kasali terletak di desa Jati Rangon Gang Masjid Bekasi. Dari Tol Cikampek di Jati Warna, keluar ke kanan terus menyusuri melalui Jalan Hankam, kira-kira 5km, kemudian setelah Gardu Listrik belok ke kanan ke Gang Masjid. Diujung gang Masjid, kira-kira 500-an meter dari jalan disitulah Rumah Perubahan. Sebelum masuk ke gerbang ada tulisan Rumah Perubahan. Dan ketika masuk ke bangunan utama, di atasnya tertulis Gedung Recode.

Main Hall RKSE

Petugas di front line memberikan kami ID card. Sayangnya hanya ditulis tangan dan agak sembarangan. Mestinya di print sehingga tampak professional. Masuk ke ruang main hall. Main hal ini berupa sebuah ruang yang berlantai kayu, luasnya kira2 20X30 M. Ditengahnya ada poster besar dengan foto Rhenald kasali, Cak Eko dan Sunaryo Hadi. Dibawahnya ada tulisan : “Setiap insan dikarunia jiwa entrepreneur. Sekecil apapun jiwa entreprenuership anda, Rhienald Kasali School of Entrepreneur (RKSE) akan membangkitkannya, melatih, dan membimbing anda menjadi seorang entrepreneur sejati, secara aman dan beretika. Disini anda belajr dari yang terbaik”. Dedikasi suci menciptakan 5% entrepreneur Indonesia.

Beberapa jendela di belakang dan 2 buah pintu di kanan dan kiri. Main hall ini dikelilingi kolam yang diisi ikan di dalamnya ditepinya air dialirkan melalui pipa-pipa kecil sehingga menimbulkan bunyi gemericik. Artifisial bunyi yang memberikan keteduhan dan suasana tenteram.

Setelah melihat sejenak di main hall, kami diarahkan untuk check-in. Masuk bangsal pria dengan 30 kasur busa yang diletakkan begitu saja di lantai. Diatur berjejer 15 buah di kiri dan 15 buah di sebelah kanan. Di belakang bangsal tidur ada deretan kamar mandi dan toilet. 16 buah semuanya. Di depan bangsal tidur ini, juga ada 3 kolam besar yang berderet. Ada ikan berwarna-warni didalamnya, Nila & Mujair.

Rumah Recode DNA

Di atas bangsal di lantai dua adalah café dan ruang makan yang terbuka, tidak perlu AC! Di depannya ada lahan terbuka yang digunakan untuk parkir atau olahraga pagi. Dipojoknya ada tulisan dengan gaya tulisan tangan khas Rhenald Kasali berwarna hitam dan dibawahnya tulisan berwarna kuning School of Entrepeneur. Di pojoknya ada sebuah rumah kecil dengan 4 buah kamar, rumah karyawan. Dan didepannya ada sebuah bangunan kantor dengan tulisan Gedung Powerhouse.

Setelah beres menempatkan tas bawaan, kami masuk ke main hall. Cak Eko menyambut kami dan menjelaskan tentang pelatihan yang akan dilakukan. Kemudian, Pak Sunaryo Suhadi langsung memberikan welcome speech. Coffee break sebentar dan langsung masuk ke materi training.

Teras

Sesi pertama, Pak Sunaryo Suhadi mengawali pelatihan dengan memaparkan kiat-kiat untuk menjadi entrepreneur. Berkali-kali beliau minta maaf, karena lebih mengajak peserta untuk menjadi entrepreneur padahal tujuan training ini adalah untuk membentuk intra-preneurship. Tapi beliau percaya sepenuhnya dengan menjadi entrepreneur, langkah berikut menjadi intrapreneur akan lebih mudah! Dari presentasi beliau, bahwa kisah sukses hampir  diawali dengan kesulitan. Mengatasi kesulitan untuk meraih keberhasilan, itulah yang sering ditanyakan peserta.

Hal lain yang menarik dari presentasi beliau adalah bagaimana tetap optimis dan sehat dengan tekanan dan begitu banyaknya masalah yang harus ditangani. Beliau menyarankan agar menarik nafas panjang dengan nafas perut, kemudian menghembuskan nafas dengan rasa syukur sepenuhnya. Dengan cara itu, kita tetap akan sehat dan penuh energi. Insya Allah.

Newspaper Change

Pak Rhenald Kasali memberikan materi setelah makan siang. Sayang beliau harus buru-buru ke Boston sehingga materinya tidak lengkap diberikan. Yang penulis amati, nampaknya beliau sedang bergeser dari Marketing ke SDM. Dari 2 kali terakhir mengikuti presentasi beliau, semuanya menekankan kepada SDM. Setelah pembukaan, beliau langsung memberikan kuis tentang Manusia Adaptif. Masing-masing peserta melakukan sendiri assessment termasuk kategori yang mana, sebagai Manusia Adaptif. Menarik!

RK & Bu Hermien

Setelah coffee break sebentar dan berfoto bersama dengan Pak Rhenald Kasali, masuk ke main hall lagi. Presenter berikutnya ibu Hermien H. Sarengat, Direktur SDM perusahaan multi nasional GE. Ibu yang sangat energik ini memberikan materi dengan penuh semangat dan sangat inspiratif. Beliau juga memberikan ilustrasi bagaimana beliau meneruskan belajar bersama suaminya ke Amerika dan berceritera kiat-kiat mencari tambahan pendapatan di negeri Paman Sam. Seru dan membuat kagum peserta.

Sesi terakhir malam hari, yang memberikan materi seorang dokter; yang masih muda Faidon Lumban Toruan. Dokter yang energik ini memberikan materi dari sudut yang lain. Kesehatan menjadi topik utama. Hanya saja sentuhannya adalah tentang (maaf) kemampuan sex! Menurut dia, jika kemampuan sex-nya bagus, hasil kinerja karyawan pasti bagus.

Jadi ada korelasi yang kuat antara kemampuan sex dan kinerja perusahaan! Wow!!! Itulah makanya judul materi presentasinya ditambah huruf S didepannya. Exercise menjadi Sexercise, Extravaganza menjadi Sextravaganza.

C'mon baby one more time ...

Pelatihan ini menggugah pemahaman peserta bagaimana pentingnya peran sex dalam kehidupan dan bagaimana cara mempertahankannya. Makanan harus dijaga, gula, minyak dan garam dikurangi. Dan kami harus melakukan beberapa teknik menjaga stamina. Exercise di lantai main hall angkat kaki, sit up dan push up. Peserta menjadi tersengal-sengal dan ngos-ngosan. Melihat hal tersebut, dokter Phaidon memberi semangat, terus ngeledek sambil tertawa …. come on baby, one more time …. hahaha ….

Kasur tidur

Jam 21.30 materi selesai dan peserta ke bangsal tidur. Bangsal tidur kami, berupa sebuah ruangan luas dengan kasur busa yang ditaruh berderet 15 di sebelah kiri dan 15 sebelah kanan.

Sebentar kemudian peserta sudah lelap masuk ke alam mimpi ….

herulegowo@yahoo.com


Responses

  1. biaya kursus ini berapa ya pak?

  2. Pengen ikut program nya…brapa y biayanya…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: