Posted by: Heru Legowo | January 8, 2012

Time runs so fast …


 Waktu bergerak dan merambat dengan kecepatan yang relatif, seiring dengan yang dirasakan masing-masing insan manusia. Sesuai dengan situasi dan emosinya. Yang sedang menunggu sesuatu, yang sedang sedih ditinggal kekasih, yang sedang sakit atau yang sedang menanggung duka nestapa, merasa bahwa waktu bergerak begitu lambat dan membosankan. Jarum jam seakan-akan berhenti dan nggak berjalan. Membuatnya tidak nyaman, kesal, gelisah dan marah.

Sementara yang lain, yang sedang gembira, sukses, dan berhasil mencapai sesuatu yang diinginkannya, merasa bahwa waktu bergerak begitu cepat. Hari-hari mereka penuh dengan canda dan suka cita. Semua yang tampak di sekelilingnya tampak lebih menarik dan membuatnya lebih bersemangat.

Waktu menelan apa saja, tanpa terkecuali. Tidak ada yang mampu bertahan menghadapi waktu. Sehebat apapun dan sekuat apapun sesuatu, jatuh berlutut dihadapan Sang Waktu. Waktu adalah Kala. Betara Kala yang digambarkan sebagai raksasa adalah manifestasi Sang Waktu. Konon ketika Kala mencoba menelan bumi, jadilah gerhana. Kala sungguh menakutkan.

Semua jatuh tersungkur dihadapan Sang Waktu. Itulah mengapa orang barat sangat menghargai waktu. Time is money. Keberhasilan selalu diukur dengan waktu. Ada target yang harus dicapai dengan tenggat waktu tertentu. Jika tidak ada satuan waktu untuk mencapai sesuatu, dianggap tidak bermutu. Semakin cepat semakin baik, dan yang tercepat memperoleh hadiah dan penghargaan. Dan yang lambat terlupakan, terpinggirkan, tertinggal semakin jauh.

Seperti itulah waktu bergerak dengan perlahan dan cepat meninggalkan kita. Tanpa terasa 2011 akan permisi meninggalkan kita. Selalu itu berarti membuat kita merenungkan kembali apa yang sudah kita selesaikan dan kita peroleh di 2011? Dan ini menjadi sangat relatif tergantung bagaimana kita menyikapi dan memaknainya.

Yang santai, seperti mbah Surip almarhum, berdendang dengan ringan : … Bangun lagi, Tidur lagi … Yang serius, sibuk menghitung pencapaiannya, sudah berapa banyak dan jumlahnya berapa? Yang masih muda, merancang cita-cita dengan cermat dan membuat target untuk memperolehnya. Yang sudah pensiun, sekarang sibuk mengisi masa kariernya yang kedua, berusaha untuk tetap sehat dan bermanfaat. Dan juga mulai menghitung hari, menyiapkan diri, memperbanyak amal ibadah dan bersiap-siap untuk menuju ke alam kelanggengan. Argonya semakin dekat dan pasti akan tiba saatnya, hanya tidak tahu kapan? Terserah kepada Yang Memberi Warna Cabai.

Begitulah waktu menyergap kita semua. Tanpa terasa. Marilah merenung sejenak, dan kita syukuri semua keberhasilan dan kesuksesan kita. Sebentar kita tengok kebelakang. Banyak sudah yang kita lakukan. Keberhasilan yang membanggakan hati, dan kegagalan yang membuat kita kecewa dan sedih. Bagaimanapun keberhasilan dan kegagalan adalah bagian dari pada usaha dan jerih payah kita. Semuanya, baik yang baik dan yang buruk harus disyukuri dengan disertai introspeksi. Yang penting untuk diingat bahwa keberhasilan itu adalah bukan semata karena kerja keras kita tetapi juga atas rakhmat Allah Swt.

Jika gagal, berarti ada sesuatu yang harus diperbaiki dan ditingkatkan lagi, dalam segala hal. Kita akan tinjau dan evaluasi kembali cara dan metode kita yang sudah lalu. Dan yang lebih penting lagi bahwa barangkali sikap dan perilaku kita juga harus di-update, diperbaiki dan disesuaikan dengan situasi. Atau apakah yang harus kita sesuaikan untuk menghadapi tahun mendatang.

Introspeksi dan evaluasi perlu dilakukan untuk menghadapi masa depan. Survival of the fittest! Mengingatkan kita, bahwa yang mampu bertahan adalah mereka yang selalu mampu menyesuaikan diri dengan sekelilingnya, tanpa kehilangan jati dirinya. Presiden Amerika Thomas Jefferson mengatakan : “In mater of style, swim with current. In matter of principle, stand like a rock” Jangan pernah kehilangan kepribadian dan karakter anda, dalam upaya anda untuk mencapai sesuatu!

Baiklah … Marilah kita relakan 2011 dengan segala suka dan dukanya. Mari kita tinggalkan 2011, dengan segala keberhasilan dan kegagalan kita. Kita akan terus berjalan ke depan menuju target yang sudah ditentukan. Pastikan lebih dulu, bahwa anda tahu tujuan anda dengan jelas. Usahakan untuk memperolehnya dengan sepenuh daya, dan jangan lupa berdoa karena doa memiliki daya yang tak terduga diluar praduga dan predisksi anda. Jangan salah melangkah! Ambil hikmah yang telah diberikan oleh 2011.

Semoga Allah Swt bersama kita semuanya.  Amin Ya Robbal Alamin ….


Responses

  1. if they say “Time is money”.. then hopefully we say “Time is life”


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: