Posted by: Heru Legowo | April 9, 2014

MH-370 dimana sih?


MH370 map copyMusibah pesawat Malaysian Airline MH-370 yang terbang dari Kuala Lumpur ke Beijing, tanggal 8 Maret 2014 yang lalu masih menjadi misteri. Pesawat Boeing B-777-200 dengan registrasi 9M-MRO itu hilang bersama 239 orang penumpang dan crew didalamnya. Sampai sekarang tidak tentu rimbanya, atau lebih tepatnya barangkali tidak tentu lautnya. Semua teknologi canggih dari lebih 26 negara sudah dikerahkan. Satelit, kapal dan pesawat yang diperlengkapi dengan perlatan canggih dan modern menyebar ke lokasi-lokasi yang diperkirakan. Hasilnya sia-sia. Sampai sekarang belum ada titik terang dimana sebenarnya Boeing B-777-200 yang canggih itu?

Saya menjadi teringat tahun 1994. Ketika itu saya ditunjuk Kepala Badan SAR Nasional pada waktu itu adalah Marsekal Pertama Harinto, menjadi SMC (SAR Master Coordinator). Dalam pencarian helikopter Sikorsky PK-OBT yang hilang di hutan Kalimantan Utara tanggal 26 Juli 1994. Pada waktu itu sebuah helikopter Sykorsky milik Airfast Indonesia yang sedang dicarter untuk pencarian kayu Gaharu, hilang 30 menit setelah terbang dari lokasi pencarian kayu Gaharu di hutan Kalimantan Utara. 23 orang sampai sekarang belum ditemukan, termasuk crew helikopter itu.

Semua prosedur SAR (Search And Rescue) sudah dilakukan. Beberapa helikopter terlibat merambah dan menyisir hutan Kalimantan yang sangat lebat. Pencarian dengan metode menyisir hutan pada arah tertentu bolak balik, tidak menghasilkan tanda-tanda dimana helikopter jatuh. Hutan yang sangat lebat dan rapat membuat barang apapun yang jatuh akan segera tertutup oleh rimbunnya hutan. Sungguh sangat sulit melihat dengan mata telanjang, sesuatu yang jatuh di hutan Kalimantan.

Laporan dari para pilot yang menerbangi lokasi itu, membuat saya di pusat kendali operasi di Bandara Sepinggan Balikpapan ikut was-was dan tidak yakin akan keberhasilan SAR mission ini. Dan benar saja seminggu sudah lewat dan misi SAR itu belum menunjukkan tanda-tanda jatuhnya helikopter. Gelap! Dan tidak ada kemajuan yang berarti.

Akhirnya, saya mencoba alternatif lain : meminta bantuan ahli spiritual untuk mendeteksi dimana lokasi jatuhnya helikopter tersebut. Dan hasilnya sungguh mengejutkan ternyata helikopter itu terbang di wilayah raja jin yang bernama Jenggelan Sisopse. Mediator kami pada waktu itu adalah seorang mahasiswi psikologi semester 8 dari sebuah Universitas di Jember. Jadi gadis itu bukanlah seorang dukun. Dia yang kuliah dan mendalami segala hal yang bersifat logika, ternyata diberi karunia Allah Swt dapat berkomunikasi dengan alam astral, alam ghaib.

Melalui mediator ahli spiritual itulah diketahui, Jenggelan Sisopse itu ternyata suka dengan baling-baling helikopter. Dan dia mengambilnya. Tentu saja daya angkat helikopter jadi hilang dan jatuh. Ketika ditanya dimana lokasinya, Sisopse menjawab hanya beberapa tombak dari posisi helikopter pencari. Tapi tidak terlihat dengan mata. Melalui perbincangan spiritual, Jenggelan Sisopse berjanji akan memberi “mata ketiga” bagi salah satu pilot helikopter yang mencari. Dengan syarat, lokasi itu hanya bisa terlihat ketika matahari tepat ditengah. Jika waktu itu lewat, maka lokasinya tidak akan kelihatan lagi.

Berbekal informasi itu esok harinya dari ruang kendali operasi di Bandara Sepinggan Balikpapan, saya menginformasikan kepada pilot yang sudah diberi “mata ketiga” itu untuk terbang dilokasi yang sudah sering diterbangi. Ketika captain sudah mau kembali ke base station untuk refuel dan istirahat, saat itu menjelang jam 12.00 siang; saya minta captain untuk lebih cermat melihat ke bawah. Dan beberapa menit kemudian, si captain berteriak melaui radio bahwa dia melihat kilatan logam yang memantulkan sinar matahari! Saya yang berada di ruang kendali dan terpisah ratusan mil dari lokasi, ikut berdebar-debar mendengar laporan pilot melalui radio. Saya menunggu dengan penuh harap dari jauh. Inilah waktunya segala jerih-payah akan mendapatkan hasilnya.

Dan … beberapa menit kemudian sang captain helikopter melaporkan dengan radio bahwa dia turun ke lokasi. Helikopternya turun dengan zig-zag, menghindari pepohonan hutan. Kemudian ketika dekat lokasi, helikopter pun hover dengan salah satu skid-nya menempel di pokok kayu. Dia melaporkan menemukan lokasi jatuhnya helikopter Sykorsky! AlhamdulillahAllahu Akbar. Setelah memastikan lokasi dengan GPS-nya sang captain terbang kembali ke base station.

Saya tidak tahu pasti apakah itu sebuah kebetulan, atau itu adalah karena janji Jenggelan Sisopse untuk menunjukkan lokasi jatuhnya helikopter. Atau sebenarnya itulah kehendak Allah Swt yang menunjukkan lokasi itu dengan perantaraan Sisopse dan pilot helikopter.

Akhirnya, setelah 9 hari pencarian akhirnya lokasi jatuhnya helikopter Sykorsky Airfast ditemukan. Dua hari kemudian tim darat baru bisa sampai di lokasi setelah menerabas hutan perawan Kalimantan Utara. Dan yang ditemukan hanya reruntuhan helikopter, dengan rotor belakang yang masih utuh dan helm pilotnya.

Sayangnya yang ditemukan tenyata bukan helikopter yang dicari, tetapi helikopter Airfast PK-OBS dari jenis yang sama, yang jatuh 3 bulan sebelum helikopter yang dicari. Saya hanya berfikir mungkin ketika minta ditunjukkan tidak secara khusus menyebutkan helikopter yang mana? Dan PK-OBT bersama 23 orang didalamnya sampai sekarang tidak ditemukan. Lokasinya tetap menjadi misteri.

Kira-kira sebulan setelah kejadian itu, seorang gentleman dari Inggris Mr. Richard dari perusahaan asuransi datang ditemani Capt. Adriana Direktur Operasi PT. Airfast. Dia ingin tahu bagaimana proses pencarian helikopter itu. Saya diminta menjelaskan oleh Capt. Adriana, maksudnya agar Richard menerima penjelasan langsung dari orang diluar PT. Airfast. Jadi saya menjelaskan proses pencarian itu. Mendengar penjelasan saya, Richard terlihat biasa-biasa saja. Kemudian, Richard terbang ke lokasi itu bersama dengan Capt. Adriana yang juga adalah seorang pilot helikopter.

Setelah kembali dari lokasi, mereka menemui saya lagi dan Richard berkata dengan heran dan antrusias : “Heru, how can you find that area? It is really incredible!” Saya menjawab : “It’s not me, them and … saya menunjuk ke atas! Richard mengangguk, sambil menjabat tangan saya erat sekali. Setelah melihat sendiri lokasinya, logikanya bilang, bahwa menemukan reruntuhan bangkai helikopter ditengah hutan tropis Kalimantan Utara adalah hal yang mustahil.

ANALOGI MH370
Saya tidak sedang mencoba meyakinkan pembaca untuk memahami hal-hal yang tidak logis. Saya mencoba menyampaikan kemungkinan lain dari tidak diketemukannya MH370. Setelah sebulan jatuh, tampaknya sulit menemukan lokasi dimana pesawat naas itu jatuh. Teknologi canggih dari negara-negara maju, ternyata lumpuh tidak mampu menunjukkan dimana gerangan lokasi B-777-200 itu?

MH370

Tanpa bermaksud berkhayal, barangkali MH370 mengalami nasib yang sama atau mirip dengan helikopter Sykorsky PK-OBT. Pesawat itu jatuh. Barangkali karena memasuki badai taifun yang menyebabkan pesawat tidak mampu dikendalikan lagi. Pesawat lalu menukik masuk ke laut. Laut China Selatan. Dan barangkali juga, pesawat naas itu kemudian dikuasai dan disembunyikan oleh jin penguasa laut, sehingga menjadi tidak kasat mata.

Seandainya teori ini mendekati benar, maka upaya yang dilakukan mesti juga dengan cara lain, tidak hanya menggunakan logika dan peralatan fisik. Barangkali mesti dicoba menggunakan cara-cara spiritual. Dengan bantuan supra natural, barangkali lokasi MH370 ini dapat diusahakan untuk ditemukan. Sesudah ada ancer-ancernya atau prediksi lokasinya, baru dicari dengan pesawat dan kapal pencari.

Menurut saya tidak ada ruginya kita mencoba meminta bantuan para ahli spiritual dan orang-orang yang dikarunia memiliki kelebihan melihat yang tidak kasat mata. Dengan bantuan mereka dan tentu saja atas seizin Allah Swt, mudah-mudahan ada hasilnya. Seperti halnya kasus pencarian helikopter Sykorsky tersebut diatas. Siapa tahu ada hasilnya?

Saya mencoba menghubungi salah satu ustadz yang memahami masalah spiritual, dan beliau mengatakan sebagai berikut :
“Insya Allah kalau dilakukan riyadloh lokasi MH370 dapat ditemukan. Sekarang ini pesawat itu masih dikuasai jin atau mahluk ghaib. Agar muncul dan dapat dilihat secara fisik dengan mata telanjang, harus dilakukan riyadloh sebagai syaratnya. Pak Ustadz tahu lokasi itu. Lokasi pesawat berada dilaut, jelasnya masih dalam kekuasaan keraton laut selatan. Untuk bisa memunculkan atau melihat kondisi atau bangkai pesawat, syaratnya harus dilakukan riyadloh. Sayangnya pak ustadz tidak boleh menjelaskan, jika tanpa ritual riyadloh tadi.

Akhirnya, akankah MH370 bernasib sama seperti helikopter Sykorsky S-58 yang hilang dan sampai sekarang tidak juga ditemukan? Akankah lautan luas akan menyimpan MH370, seperti helikopter itu bersama 23 orang yang ada didalamnya, yang tersimpan rapat dibalik rimbunnya hutan Kalimantan Utara? Wallahu’alam.

Marilah kita tunggu hasil tim SAR dari 26 negara yang sudah hampir sebulan menjalankan tugasnya, dan masih juga belum berhasil menemukan lokasi B-777-200 itu. Tercatat 10 pesawat militer, 3 pesawat sipil, dan 11 kapal, termasuk kapal bertenaga nuklir HMS Tireless milik Inggris; terlibat dalam pencarian tersebut. Pencarian dilakukan pada wilayah seluas 217.000 kilometer persegi yang berjarak sekitar 2.000 kilometer sebelah barat laut Perth Australia Barat. Itu benar-benar wilayah yang sungguh sangat luas! Ibarat mencari sebatang jarum di gudang yang penuh tumpukan jerami.

Semua orang menunggu dengan penuh harap. Semoga segera ada titik terang dimana sebenarnya MH-370 itu tersimpan?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: