Posted by: Heru Legowo | April 12, 2018

WAKTU


Waktu begitu sangat berharga. Di alam semesta ini Allah Swt menciptakan parameter yang sungguh luar biasa yaitu waktu! Tidak ada yang dapat menundukkan dan mengalahkan Sang Waktu. Waktu begitu berkuasa, kepada siapa dan apa saja. Tidak ada yang mampu melawan Sang Waktu. Dengan perlahan dan pasti, waktu menelan apa saja dan siapa saja tanpa terkecuali. Semua yang ada di alam semesta ini tunduk kepada Sang Waktu.

Begitu hebatnya Sang Waktu. Orang Jawa menggambarkannya sebagai Bethara Kala, Dewa Raksasa yang mampu memakan apa saja. Jika sedang marah dia akan memakan matahari dan bulan. Jika itu terjadi, maka terjadilah gerhana matahari dan gerhana bulan. Barangkali dengan metafora Sang Bethara Kala itu, kemudian muncul kata baru dari waktu adalah kala. Sang Kala memakan apa saja, dan tidak ada yang mampu menunda atau menolaknya. Jika Sang Kala tiba, semua akan berakhir sesuai batas-batasnya.

Read More…

Advertisements
Posted by: Heru Legowo | April 2, 2018

Belajar Memahami


Sudah semakin tua, belajar agama jangan hanya berlatih membaca Al Qur’an saja. Yang lebih penting lagi selain mengerti artinya, juga mencari apa sesungguhnya makna yang terkandung didalamnya. Bahasa Arab dalam Al Qur’an adalah bahasa langit, yang maknanya plastis. Tidak bermakna baku seperti yang tertulis. Bahasa Al Qur’an begitu luas maknanya, dan mempunyai arti sesuai kualitas dari orang yang membaca dan memahaminya. Oleh sebab itu seringkali Allah mengingatkan  agar orang membaca dan berfikir tentang segala sesuatu.

Allah SWT berfirman dalam (QS Ali-Imraan : 65) :

“Hai Ahli Kitab, mengapa kamu berbantah-bantahan tentang hal Ibrahim, padahal Taurat dan Injil tidak diturunkan melainkan sesudah Ibrahim? Apakah kamu tidak berpikir?

Pemahaman kita sudah jauh berbeda dengan ketika kecil dahulu, jadi semua pemahaman tentang sesuatu ketika kecil dulu, mesti sudah berubah ketika sudah tua. Kalau masih sama, berarti ada yang salah dalam memahami sesuatu. Pasti ada perubahan, mesti ada pemahaman baru yang lebih mendalam dan komprehensif, dibandingkan waktu kecil dulu.

Read More…

Posted by: Heru Legowo | March 29, 2018

Sego Pecel & Logistik


HL KPASudah lewat enam puluh tahun lebih, baru menyadari dengan sebenarnya apakah dibalik makna, bahwa hidup harus saling mengisi, menerima, memberi, membagikan dan menerima kembali. Rangkaian putaran itu kembali dan berlangung seterusnya. Suatu rangkaian yang tidak pernah berhenti dan semakin membesar dan memberi manfaat lebih banyak, kepada siapa saja yang dilewati rangkaian itu. Kemudian setelah itu barulah seseorang dapat bersyukur dengan tulus dan sebenar-benarnya. Sungguh saya melangitkan rasa syukur yang tak berhingga kehadiratNYA, atas kesadaran yang semakin utuh tentang hal itu.

Kesadaran itu semakin mengkristal, ketika diminta memberi mata kuliah Logistik dan Supply Chain Management. Semula tampak biasa saja, tetapi kemudian saya menyadari itu sungguh suatu rangkaian rantai (chain) yang luar biasa. Allah SWT menciptakan konsepnya. Kemudian semuanya mengalir, dan berlangsung seperti berjalan sendiri dengan otomatis.

Read More…

Posted by: Heru Legowo | March 1, 2018

Gemuruh Keheningan


Raga dan ruh adalah bagian dua yang bersatu, menyatu-padu dalam sosok seorang manusia. Keduanya saling membutuhkan satu sama lain. Raga sebagai wadah dan ruh yang berkeinginan dan menggerakkan raga. Ketika masih muda dahulu raga lebih dominan. Manusia mencoba segalanya dengan kemampuan raga yang kuat dan perkasa. Kadangkala atau justru seringkali raga begitu sangat dominan, membuat manusia sampai lupa untuk menengok ke dalam dirinya, dimana ruh bersemayam. Padahal ruh lah yang berkuasa penuh atas raga. Dan ruh bernilai sangat mulia, bahkan tidak ternilai harganya. Jika ruh keluar dari raga, selesailah kehidupan di alam fana ini.

Aa Gymnastiar dengan cermat menggambarkan hubungan ini dengan metafora yang sangat jelas sekali. Jika raga diibaratkan sebagai botol, maka ruh adalah isinya. Dan harga botol itu tergantung dari isinya. Jika isinya air mineral, harganya akan berbeda jika isinya jus, beda pula jika isinya madu Sumbawa, dan akan sangat berbeda jauh harganya jika isinya parfum.

Read More…

Posted by: Heru Legowo | February 25, 2018

Remote Virtual Tower


Tower Pengatur Lalu Lintas Udara barangkali dalam waktu dekat akan digantikan fungsinya dengan teknologi baru. Tekanan untuk mengurangi biaya dan modernisasi, memaksa penyelenggara pelayanan navigasi udara mencari konsep baru untuk manajemen lalu lintas udara. Konsep baru yang didukung oleh teknologi baru ini adalah Remote Virtual Tower (RVT).

Pergerakan pesawat di beberapa bandara dalam waktu dekat ini, segera akan dapat dikontrol oleh sebuah Tower ATC yang terletak di bandara lain. Jadi untuk menangani dan melayani lalu lintas udara di suatu bandara yang tidak begitu padat, seperti di bandara-bandara perintis misalnya dapat dilakukan dari bandara lain.

RVT digunakan pertama kalinya pada tanggal 21 April 2015 jam 12:00 siang. Bandara Örnsköldsvik/Gideå beroperasi menggunakan pelayanan remote ATC dari Sundsvall/Midlanda. Ini dilaporkan sebagai penggunaan pertama kali RVT di dunia. Sistem RVT ini telah di uji-coba di Leesburg Excecutive Airport, pada musin panas tahun 2015.

Read More…

Posted by: Heru Legowo | February 25, 2018

Allah ada dimana-mana


Manusia telah menerima kodratnya sebagai mahluk ciptaan Allah, dan menjadi khalifah-NYA di dunia yang fana ini. Dan setiap kali manusia sebagai mahluk–NYA, terus tergelitik, berfikir dan berusaha mengetahui siapa Sang Maha Pencipta ini? Lalu sebagai mahluk berfikir, manusia menggunakan akal, fikiran dan logikanya untuk mencari tahu siapa gerangan Sang Pencipta ini. Semakin manusia menggunakan akalnya dan semakin dia berusaha, manusia semakin mengerti dan menyadari betapa sangat amat kecil dirinya.

Juga semakin mengerti ternyata jika dibandingkan alam semesta yang tergelar di jaga raya ini, sebenarnya dia tidak tahu apa-apa. Akal dan logikanya tidak mampu menyingkap keberadaan Allah sesuai pemahamannya. Ilustrasi ini berlaku jika manusia ingin tahu keberadaan Allah Swt, secara fisik.

Read More…

Posted by: Heru Legowo | February 21, 2018

Arogansi


Berada dalam kehidupan di dunia yang penuh dengan pilihan, tantangan dan godaan, sungguh tidak mudah. Walaupun begitu manusia seakan ingin tetap berada di dunia. Ingin panjang umur agar menikmati dunia lebih lama. Sering mendengar satire yang berupa guyonan : ‘Semua orang ingin masuk surga, tetapi jika disuruh duluan enggak mau” Jawabannya biasanya terdengar lucu juga : “Monggo kalau mau duluan, silahkan”.

Dunia memang begitu menarik dan menggairahkan, sehingga manusia berusaha dan berlomba menikmatinya sampai batas maksimal. Harta, Takhta, Wanita dan Cinta begitu kata orang tentang dunia.

Read More…

Posted by: Heru Legowo | February 15, 2018

Energi Berpasangan


Allah Swt menciptakan alam semesta beserta segala isinya dengan sangat luar biasa. Untuk menggerakkan dan menghidupkan alam semesta, semua diciptakan dalam keadaan berpasang-pasangan. (QS 36:36) : “Mahasuci (Allah) yang telah menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka sendiri, maupun dari apa yang tidak mereka ketahui “Siang-malam, panas-dingin, positif-negatif, jantan-betina, laki-perempuan dan pasangan-pasangan lainnya. Tidak begitu banyak yang menyadari bahwa dengan penciptaan berpasangan itulah, alam semesta ini hidup dan berkembang.

Penciptaan dalam kondisi berpasangan itu, kemudian muncul unsur gerak. Unsur gerak adalah indikasi adanya kehidupan. Gerak adalah indikasi penting dalam hidup. Tanpa adanya gerak semua mati, atau paling tidak dikatakan dan disebut sebagai mati! Jangan membayangkan yang bergerak itu yang dapat dilihat dan kasat mata saja, yang tidak kasat mata pun bergerak. Coba bayangkan bahkan pada benda sekecil atom pun, neutron-neutron, proton dan elektron yang ada didalamnya bergerak!

Read More…

Posted by: Heru Legowo | February 6, 2018

Nol Kilometer Sabang


Sabtu pagi yang cerah, sinar matahari terasa hangat menyentuh kulit. Kami tiba di pelabuhan ferry Ulee Lheue Banda Aceh. Saya ingin melihat kembali kilometer Nol di Pulau Weh Sabang, saya ditemani Sutrisno, Arifin, Dede dan Dwi. Kapal ferry cepat Pulau Rondo sudah siap di dermaga, jadwalnya dari pelabuhan Ulee Lheue jam 09.00 pagi menuju ke pelabuhan Balohan di Sabang, dan kembali nanti sore jam 04.30. Harga tiket ferry Pulau Rondo Rp. 45 ribu per orang.

Kami segera naik keatas ferry dengan kapasitas 200 orang ini, langsung naik ke lantai dua dan saya terus ke belakang ke buritan ferry. Maksudnya agar dapat melihat lebih luas pelabuhan Ulee Lheue. Disana sudah ada Mike dan Kathy, dua pasangan muda dari Jerman yang akan menikmati pantai-pantai pulau Weh. Saya bertanya, apakah mereka sudah pernah ke Bali? Mereka menggelengkan kepala. Dan saya berusaha meyakinkan mereka, suatu kali nanti mereka mesti ke Bali, the island of paradise. Dan mereka mengangguk-angguk. Di belakang ferry kami, ada dua buah ferry lain masih parkir. Saya melongok ke pelataran dermaga, dibawah sana masih ada beberapa orang yang bergegas naik ke ferry.

Read More…

Posted by: Heru Legowo | February 3, 2018

Follow, Flow & Glow (2)


Manajemen menjadi pengetahuan dasar bagi siapa saja dalam suatu organisasi juga dalam kehidupan bermasyarakat. Pengetahuan mengenai manajemen telah berkembang sedemikian rupa dengan segala macam corak dan jenisnya. Para pakar membahas, mengulas dan menemukan metoda dan cara-cara baru bagaimana manajemen diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Masing-masing sesuai dengan pengalaman, sudut pandang dan kepentingannya yang spesifik atau justru yang bersifat universal. Saya percaya semua pemimpin memiliki gaya dalam menjalankan manajemen untuk mendukung leadership yang dimiliki dan diterapkannya.

Berkenaan dengan hal itu, saya mencoba menuliskan pengalaman dalam berorganisasi. Rasanya pengalaman itu sebuah pengalaman yang panjang dan beragam. Saya mengalami bagaimana ketika saya menjadi staf, menjadi penyelia, pada saat berperan sebagai manajer, sampai akhirnya saya beruntung sempat menjadi pemimpin tertinggi disuatu organisasi yang mesti menggerakkan semua potensi untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Saya mensyukuri  dan menjalankan semua peran yang mesti saya lakukan dengan penuh semangat dan antusias.

Read More…

Older Posts »

Categories